eko sutriyanto dot com

Penembakan di Daerah Sengketa

BANJAR- Lokasi tertembaknya Arbaniansyah (47), warga Anjir, Batola saat naik ojek ternyata berada di wilayah status quo yakni di wilayah perbatasan sengketa antara Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Bumbu. Belum juga dipastikan apakah tembakan yang mengenai perut lelaki yang saat itu hendak pulang ke Anjir dari Batu Licin ke Banjarmasin via Kandangan terkait dengan sengketa di perbatasan itu.

Peristiwa itu tidak urung membuat aparat Polres Banjar sehingga kuat dugaan sebenarnya peristiwa penembakan berada di wilayah yang diklaim Kabupaten Banjar. Kapolsek Sungai Pinang Iptu Made Supana dan Kasat Reskrim AKP Sabana Atmojo melakukan penyelidikan.

Made Supana kepada Metro, Minggu (6/1) mengakui memang peristiwa itu terjadi di wilayah perbatasan, namun pihaknya belum bisa memastikan lokasinya mengingat korban orang jauh, bukan warga setempat yang tahu persis lokasi kejadian.

“Korban tidak tahu secara persisnya lokasi penembakan dan mengingat kondisinya, ia tidak tahu lokasinya dimana. Ia tiba-tiba merasakan sakit di bagian perut akibat adanya tembakan itu,” ujar Made.

Made juga tidak bisa memastikan apakah itu terkait dengan sengketa perbatasan yang belakangan ini, menyusul situasinya yang memanas seiring pembangunan Balai Serbaguna oleh pihak Tanah Bumbu di perbatasan.

“Saya kira tidak kalau dipicu masalah perbatasan karena korban orang jauh bukan warga sekitar. Ia warga Batola yang usai mengawinkan anaknya ingin pulang dari Batu Licin ke Batola melalui Kandangan,” ujarnya.

Camat Paramasan Ari M Akbar mengakui memang belakangan ini muncul persoalan di wilayah perbatasan yakni adanya pembangunan Balai serbaguna diklaim Banjar berada di Paramasan Bawah dan pemasangan 15 unit tenaga listrik tenaga Surya di Peramasan Bawah.

“Proyek pembangunan gedung serba guna telah dihentikan sedangkan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya yang berada kampung Rawaan, Danau Huling, Paramasan Bawah hanyalah hibah dari Tanah Bumbu tanpa keterikatan,” ujarnya.

Ari mengingatkan warga Paramasan untuk tidak terprovokasi atau elakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum. esy/ofy 

Januari 7, 2008 - Ditulis oleh esymtb | tragedi | , | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar