eko sutriyanto dot com

Proyektil Berhasil Dikeluarkan

BANJAR – Tim medis RSUD Ulin Banjarmasin berhasil mengangkat proyektil peluru yang bersarang di dalam perut Arbaniansyah (47), warga Desa Anjir Serapat Baru RT12, Batola dalam sebuah operasi medis, Senin (7/1) kemarin. Kini peluru berbentuk bulat dan lonjong berada di Unit Indentifikasi Satreskrim Polres Banjar setelah diambil pihak Polres Banjar kepada korban ke Anjir Serapat Baru, Batola, Selasa (8/1) kemarin.

Kasatreskrim Polres Banjar, AKP Sabana Atmojo sendiri enggan menentukan jenis peluru dan berasal dari senjata apa. Bukan kewenangannya memberitahukan jenis peluru sebelum ada pemeriksaan dari pihak Labfor.

“Mengenai jenisnya saya tidak mau berkomentar. Labfor yang nanti  akan melakukan pemeriksaan proyektil peluru. Yang pasti entuknya bulat dan lojong,” ujar Sabana yang enggan membeberkan panjang maupun diameter proyektil.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memeriksakan proyektil itu ke Labfor untuk memastikan jenis, asal senjata maupun berbagai informasi lain yang bisa digunakan untuk membantu proses penyelidikan yang dilakukannya.

Menyusul membaiknya kondisi korban, Sabana menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap korban. “Kita menunggu kondisinya sehat baru kita melakukan pemeriksaan terhadap korbannya,” ujarnya.

Diberitakan Metro, Arbaniansyah (47), mengalami luka tembak di bagian perut saat naik ojek di dearah Paramasan, di areal yang menjadi sengketa antara Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar, Kamis (3/1) petang sekitar pukul 19:00 Wita.

Oleh keluarganya, Jumat (4/1), korban sempat dilarikan ke RSI Banjarmasin. Namun, karena tidak mampu menebus biaya mengambil proyektil, korban dibawa pulang. Senin (7/1) kemarin, korban dibawa ke RSUD Ulin untuk menjalani operasi. esy

Januari 10, 2008 - Ditulis oleh esymtb | tragedi | | Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar