eko sutriyanto dot com

Perantauan Malang Jadi Korban Hipnotis

BANJAR - Djamat (45), hanya bisa bingung di Mapolres Banjar. Uang Rp 1,3 juta dan handphone baru Nokia 1600 yang belum genap satu jam dibelinya hilang setelah menjadi korban hipnotis yang dilakukan komplotan pelaku hipnotis.  Warga Desa Apui, Aranio, Banjar menjadi korban penipuan hipnotis saat berada di Jl A Yani Km 41,5 Antasan Senor Martapura Kota, Kamis (24/1) sekitar pukul 13.00 Wita.

 Djamat yang asli Malang Jawa Timur ini kepada Metro, menuturkan peristiwa apes yang menimpanya terjadi saat dirinya berdiri di depan pasar Martapura usai membeli handphone, tengahmelepon saudaranya di Jawa.

Tiba-tiba, ia didatangi seorang lelaki yang meminta ditunjukkan lokasi rumah, seperti yang ditunjukkan dalam kertas lelaki itu. Karena tidak tahu wilayah Martapura, ia pun mengaku tidak tahu.

Karena kasihan, korban lantas menanyakan kepada orang lewat. Rupanya orang yang ditanyakan itu memang mengetahui alamat itu dan menunjukkannya. Lelaki asing itu bukannya berangkat sendiri namun justru minta diantarkan.

Dengan menggunakan sepeda motor mereka meluncur ke arah yang dimaksud. Namun sesampainya di Jl A Yani Km 41, Antasan Senor, tiba-tiba korban dan pelaku berhenti karena berdasarkan penuturan pelaku, orang yang dicarinya berada di pinggir jalan.

Lantas keduanya berhenti di pinggir jalan itu. Saat bersalaman dengan lelaki yang mengenakan topi haji, kesadaran korban hilang. Dalam perkenalan itu, ia memperkenalkan diri mempunyai penerawangan dan bisa menebak hidup seseorang.

Orang berkopiah haji itu menganalisa korban jauh dari rezeki. Untuk itu, korban diminta membeli kembang berbagai rupa di pasar. Korban yang telah terhipnotis menyetujui dengan terlebih dahulu menyerahkan uang Rp 1,3 juta dan HP miliknya.

Beberapa saat kemudian, korban berangkat ke pasar. Namun belum sempat sampai ke pasar, Djamat pulih kesadarannya dan perasaannya tidak dan kembali ke Antasan Senor. Namun ia harus menelankekecewaan karena tersangka pelaku telah menghilang. Iapun melaporkan kasus penipuan itu ke Mapolres Banjar.

Ä

Ä

Ϊ

Januari 25, 2008 - Ditulis oleh esymtb | hipnotis | | Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar